Kayong Utara post authorKiwi 09 Juni 2026

Kualitas Pendidikan Fondasi Utama Pembangunan SDM Kayong Utara

Photo of Kualitas Pendidikan Fondasi Utama Pembangunan SDM Kayong Utara Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat menyampaikan arahan dalam Focus Group Discussion (FGD) Verifikasi dan Validasi Usulan Sekolah Nasional Terintegrasi

SUKADANA, SP - Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan, sebagai salah satu fondasi utama pembangunan sumber daya manusia.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Verifikasi dan Validasi Usulan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) yang dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat di Ruang Rapat Bapperida Kabupaten Kayong Utara, Sukadana, Kamis (4/6) lalu.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mengkaji pengembangan SNT sebagai upaya menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas, berdaya saing, serta mampu menjawab tantangan perkembangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai karakter dan keagamaan.

Dalam arahannya, Sekda Erwin Sudrajat menegaskan bahwa tujuan utama pengembangan SNT adalah meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kayong Utara, sehingga mampu mencetak generasi yang unggul, kompetitif, dan siap menghadapi perkembangan zaman.

"Tujuan utamanya dan yang paling pokok adalah bagaimana kita dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kayong Utara. Karena itu, berbagai aspek perlu dikaji secara matang, agar program ini benar-benar memberikan manfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat," ujarnya.

Menurut Sekda Erwin Sudrajat, konsep SNT memiliki karakteristik yang berbeda dengan sekolah rakyat maupun sekolah unggulan.

"Saya lihat tadi memang secara konsep beda ya, antara sekolah terintegrasi, sekolah rakyat, dan sekolah unggulan memang beda. Namun dari sisi kurikulum, Sekolah Nasional Terintegrasi ini harus menjadi sekolah unggulan. Konsep yang berkembang saat ini mengarah pada penguatan kurikulum nasional yang dipadukan dengan kurikulum internasional, termasuk kemampuan komunikasi menggunakan bahasa asing sebagai salah satu kompetensi yang perlu dipersiapkan bagi peserta didik," jelasnya.(rls)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda